Berita Polres
Polresta Depok Terapkan Enam Prinsip Kerja Baru dan Anggota yang Lebih Humanis
Berita Polres
Polresta Depok Terapkan Enam Prinsip Kerja Baru dan Anggota yang Lebih Humanis
Selasa, 03 September 2019 01:45 WIB

Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo menerapkan prinsip kerja baru dalam menghasilkan sumber daya anggota yang lebih baik. Sesuai implementasi penerapan prinsip kerja Kapolresta Depok AKBP Azis Ardiansyah yang baru, Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo siap menciptakan anggota yang lebih baik dan humanis. “Ada enam prinsip kerja yang diterapkan bagi anggota yaitu: bertanggung jawab sama tugas sampai tuntas, detail dalam melakukan pekerjaan baik yang besar atau kecil, peka dan memahami segala gangguan kamtibmas (Polis Hazard), respon, proaktif, antisipasi, kemudian ikhlas, dan terakhir selalu semangat dalam menjalankan tugas,” ujarnya di sela pengaturan lalu lintas dan menyeberangkan warga di Pondok Cina, Jalan Margonda, Beji, Kota Depok, Jumat (16/8/2019) pagi. Perwira yang pernah menyabet penghargaan piala Citra Pelayanan Prima dari Presiden RI ini mengungkapkan jalin silahturahmi sesama rekan dan jalankan tugas secara ikhlas. sutomo “Penerapan enam prinsip kerja tersebut ke anggota kita harapkan dapat menjadikan sumber daya yaitu anggota dapat lebih baik lagi dan dekat dengan masyarakat sehingga keberadaan polisi bisa terasa lebih dekat jika suatu saat dibutuhkan,” tambahnya. Sementara itu dalam penerapan salah satu prinsip kerja yang ada, lanjut Kompol Sutomo, menurunkan anggota Polwan setiap pagi untuk ditempatkan di tiga titik tempat Jalan Margonda sebagai tempat penyebrang jalan orang. “Ketiga tempat yang setiap pagi wajib dijaga anggota Polwan tersebut yaitu Mandiri, Pondok Cina, dan Kober di Jalan Margonda. Lokasi tersebut setiap pagi banyak orang yang menyebrang sehingga polwan dapat membantu menyebrangkan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas karena belum di pasang lampu merah,” tutupnya.

Polresta Depok Lakukan Simulasi STDT di Kawasan Terpadu PLN Tegangan Tinggi
Berita Polres
Polresta Depok Lakukan Simulasi STDT di Kawasan Terpadu PLN Tegangan Tinggi
Rabu, 28 Agustus 2019 06:04 WIB

Satuan Sabara Polresta Depok menggelar Simulasi Tanggap Darurat Terpadu (STDT) di kawasan terpadu PLN Tegangan Tinggi, Jalan PLN, Cinere, Kota Depok, Rabu (28/8) pagi. Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan tenaga listrik merupakan suatu kebutuhan dasar primer sangat penting bagi manusia. “Listrik sesuatu kebutuhan vital, jika tidak ada listrik maka dapat berdampak kerugian sangat besar baik pergerakan ekonomi maupun kebutuhan sehari-hari. Untuk itu keberadaan Kawasan Terpadu PLN Gandul Ini perlu dijaga dan diamankan dari masalah kerawanan gangguan kamtibmas,” ujarnya kepada Poskota didampingi Kabag Ops Polresta Depok Kompol Hari Agung, Kasat Sabara Kompol Subandi, Kapolsek Limo Kompol Iskandar di lokasi acara. Perwira jebolan Akpol 1998 ini menuturkan tujuan simulasi gabungan semua unsur yaitu Tim Gegana Anti Jibom Gegana Mabes Polri, TNI, Satpam internal termasuk pegawai, adalah untuk mencegah berbagai potensi gangguan secara internal maupun dari eksternal. “Gangguan internal secara teknis yang mengetahui hanya petugas PLN saja. Namun untuk ekstern seperti Demo, dan gangguan Kamtibmas yang lainnya tugas kita sebagai anggota Polri berkewajiban menjaga situasi kamtibmas aman dan kondusif namun tetap ditempuh secara SOP serta menjaga humanis,”tutupnya. Sementara itu Kasat Sabara Polresta Depok Kompol Subandi menambahkan teknis pelaksanaan simulasi diturunkan sebanyak 100 personil anggota gabungan. “Peragaan Simulasi mulai dari anti Huru Hara, Penjinak Bom (Jibom) dari tim Gegana Brimob Mabes Polri, cara mengevakuasi korban dan P3K,”ungkapnya.

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah Disambut Dengan Pedang Pora
Berita Polres
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah Disambut Dengan Pedang Pora
Jum'at, 16 Agustus 2019 04:02 WIB

Jajaran anggota Polresta Depok melakukan penyambutan Kapolresta baru AKBP Azis Andriansyah SH.SIK M.Hum dengan Welcome Parade dan Farewell Parade di Mapolresta Depok, Rabu (14/8/2019) siang. Penyambutan ini merupakan rangkaian kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) yang telah dilakukan lebih dahulu di Polda Metro Jaya oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono terhadap pergantian Kapolresta Depok lama Kombes Didik Sugiarto SIK SH, dengan pejabat baru AKBP Azis Andriansyah SH., SIK., M.Hum. Acara Farewell Parade ini diwarnai dengan tradisi payung pedang pora. Sementara itu Kombes Didik Sugiarto memangku jabatan menjadi Kapolresta Depok hampir 2 tahun telah banyak menorehkan prestasi pengungkapan kasus dan pembenahan anggota dari dalam lebih baik lagi. Beberapa kasus yang terungkap diantaranya sejumlah kasus perampokan Toko Ritel Indomaret dan Alfamart, tawuran pelajar hingga korban tewas, dan kasus konvensional lainnya seperti kejahatan jalanan (Street Crime), Curanmor, dan Rumsong. Selain itu juga pengamanan Pemilu 2019 berjalan aman dan kondusif. sambut “Terima kasih kepada seluruh anggota, perwira, Kasat, dan para Kapolsek jajaran yang telah bekerjasama ikut membangun Polresta Depok menjadi lebih baik. Selain itu juga ikut menjaga terciptanya situasi kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolresta Depok yang lama Kombes Didik Sugiarto. Didik juga berpesan agar AKBP Azis Andriansyah, dapat menjalankan tugasnya sekaligus berinovatif untuk pelayanan masyarakat yang dapat lebih baik lagi dan tetap menjaga sinergitas dengan unsur Forkompimda Kota Depok yang sudah terjalin sangat baik selama ini. “Sosok Kapolres Depok yang baru ini yaitu AKBP Azis sudah beberapa kali menjabat sebagai Kapolres di daerah, selain itu juga mahir dalam Reserse. Sehingga untuk track record kedinasan sudah tidak diragukan lagi dapat menjaga kondusifitas di wilayah Depok,” tutupnya. Sosok Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah SH.SIK M.Hum sebelumnya menjabat Sekpri Kapolri Sepripim Polri. Selain itu juga pria kelahiran Juni 1972 ini sangat berpengalaman di bidang Reserse pernah menjabat tiga kali Kapolres yaitu Polres Kepulauan Yaspen (2014), Wonosobo (2015), dan terakhir Banyumas (2016).

Jabat Kapolres Depok, AKBP Azis Minta Dukungan Masyarakat
Berita Polres
Jabat Kapolres Depok, AKBP Azis Minta Dukungan Masyarakat
Jum'at, 16 Agustus 2019 03:37 WIB

AKBP Azis Andriansyah resmi menjabat sebagai Kapolres Depok menggantikan Kombes Didik Sugiarto. Azis meminta dukungan semua pihak dalam mengamankan Kota Depok. "Tentunya saya juga tidak bisa bekerja sendiri, saya juga butuh dukungan seluruh lapisan masyarakat, elemen masyarakat dan stakeholder terkait. Mohon saya disupport sehingga tanggung jawab saya berjalan dengan baik," kata Azis kepada wartawan di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoranmas, Depok, Rabu (14/8/2019). Azis mengaku siap bertugas menjaga keamanan Kota Depok. Dia akan mempelajari karakteristik Kota Depok. "Pertama dulu per hari ini saya sudah dilantik sebagai Kapolresta Depok, tentunya perlu saya sampaikan di sini saya siap untuk bekerja, namun dengan bekerja itu saya harus mulai dengan mengenali pekerjaan ini dengan baik," imbuh Azis. Azis berharap kerja sama dari berbagai pihak selama bekerja di Polres Depok. Ia siap melaksanakan tugas sebaik mungkin. "Saya kenali dulu (kerawanan di Depok) karena saya baru injakkan pertama kali di sini, saya kenali wilayah, saya kenali pekerjaan yang ada, saya rencanakan dan saya kerjakan, setelah saya kenali, saya rencanakan dan saya akan kerjakan sebaik mungkin tugas dan tanggung jawab saya sebagai Kapolresta Depok," ucapnya. Baca juga: Kapolda Metro Lantik 4 Pejabat Baru, Kapolres Jaksel-Depok Serahterima jabatan itu dilakukan berdasarkan keputusan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Keputusan itu tertuang pada nomor KEP/1425/VIII/KEP/2019 tanggal 2 Agustus 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri. Serahterima jabatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, pagi tadi. Selain Kapolresta Depok, ada 3 jabatan lain yang diserahterimakan. Adapun jabatan yang diserahterimakan adalah: 1. Jabatan Karo Ops Polda Metro Jaya dari Kombes Slamet Hadi Supraptoyo diserahkan kepada Kombes Alberd Teddy Benhard Sianipar. 2. Jabatan Dansat Brimob Polda Metro Jaya diserahterimakan dari Kombes Ramdani Hidayat kepada Kombes Deonijiu De Fatima. 3. Jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan diserahterimakan dari Kombes Indra Jafar kepada Kombes Bastoni Purnama, S.I.K. 4. Jabatan Kapolresta Depok diserahterimakan dari Kombes Didik Sugiarto kepada AKBP Aziz Andriansyah.

Kegiatan Pemilu di Depok Tuntas, Kebersamaan Harus Dipertahankan
Berita Polres
Kegiatan Pemilu di Depok Tuntas, Kebersamaan Harus Dipertahankan
Senin, 29 Juli 2019 00:47 WIB

Kebersamaan dan kekompakan dalam kegiatan Pemilu serentak 2019 menjadi pondasi memperkokoh kelangsungan pembangunan yang tengah dilaksanakan selama ini. “Alhamdulillah.. Semua berjalan lancar dan aman karena untuk masyarakat banyak untuk pembangunan berkelanjutan, ” kata Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna didampingi Kapolres Depok Kombes Pol Didik Sugiarto dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok, Nanang S saat Rapat Pleno Terbuka Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Hasil Pemilu 2019, Sabtu (27/7). Yang jelas kebersamaan antar anggota KPU dan Bawaslu berserta seluruh jajaran terkait lainnya cukup berhasil dan harus dipertahankan, ujarnya terlebih semua permasalahan hasil Pemilu 2019 walaupun ada yang sempat dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) namun hasilnya sudah ada serta tidak mempengaruhi hasil semuanya. Sementara itu, Kapolres Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, menambahkan kelancaran dan amannya penyelenggaraan Pemilu serentak 2019, tidak lepas dari partisipasi seluruh lapisan masyarakat Kota Depok di 11 kecamatan. “Alhamdulillah.. Semua kegiatan Pemilu serentak 2019 lalu berjalan lancar dan aman, ” ucap Kombes Pol Didik Sugiarto. “Kita harus bangga dan bersyukur bahwa kegiatan nasional dalam Pemilu serentak 2019 di Kota Depok berjalan aman, lancar dan tanpa ada kendala sama sekali, ” ujarnya.

Puluhan Tokoh Agama di Depok : Kami Tidak Takut Teroris
Berita Polres
Puluhan Tokoh Agama di Depok : Kami Tidak Takut Teroris
Selasa, 15 Mei 2018 00:00 WIB

Pasca-ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengumpulkan Tokoh Lintas Agama Kota Depok di Gereja Toraja Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (14/5) malam. Mereka melakukan Deklarasi Pernyataan Bersama. Pertemuan itu dihadiri k 40 orang diantaranya Ketua Walubi Kota Depok Suratmono, Khong Khucu, Ketua Basalia Depok, Ustadz Syahroni, Ketua PGI Depok, Dedy Romulo, Ketua PCNU Kota Depok, H.Raden Salamun, PHDI Depok, Nyoman Buda Astara, ISKA Depok, Pendeta Darius, . Menurut Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto, dari hasil pertemuan tersebut dihasilkan deklarasi pernyataan bersama yaitu penyesalan terhadap aksi teror dan tebar kebencian tidak ada satupun agama di dunia ini membenarkan cara-cara kekerasan hidup. Tidak takut kepada teroris. Setelah itu ikut belasungkawa terhadap musibah yang terjadi di Surabaya khususnya pada keluarga para korban. “Selain itu atas kejadian teror tersebut tokoh agama mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk menindak tegas dan mengusut tuntas terkait motif, pola, dan gerakan pemicu peristiwa. Selain itu pengamanan anggota di gereja-gereja juga,”tambahnya. Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini mengajak seluruh warga khususnya Kota Depok untuk bersatu padu menahan diri,tidak terprovokasi serta terus menggalang solidaritas kemanusian sekaligus menolak segala bentuk kekerasan. Bersama – sama terus menggalang kesatuan dalam keberagaman di Indonesia ini khususnya di Kota Depok. “Kami mengimbau semua umat beragama untuk tidak takut dan terus berdoa kepada Allah yang maha kuasa demi keselamatan Bangsa Negara dan Kota kita ini. Bahwa NKRI dan Pancasila adalah dasar negara yang melandasi kehidupan bermasyarakat kita,”tuturnya. Kegiatan itu juga dihadiri oleh Dandim 0508 Kota Depok Letkol Iskandar M. “TNI Polri akan terus berusaha menjaga situasi tetap aman dan kondusif kita telah melakukan patroli setiap hari sebelum kejadian teror bahkan melibatkan masyarakat dalam melaksanakan Patroli,”tutur Letkol Iskandar.

Kapolresta Depok Kian Rajin Kunjungi Ulama
Berita Polres
Kapolresta Depok Kian Rajin Kunjungi Ulama
Sabtu, 07 April 2018 00:00 WIB

Guna lebih mengenal para ulama, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto bersama Kapolsek Sawangan Kompol Prasetyo mengunjungi yayasan Pesantren Al Karimiyah di Jalan Haji Maksum RT 02/04, Sawangan Baru, Kota Depok, Jumat (6/4) siang. Selain silahturahmi juga melakukan solat Jumat berjamaah di Masjid Al Aula. Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan kegiatan mengunjungi tempat ulama sekaligus tokoh agama Sawangan, Kyai Haji Ahmad Daman Huri merupakan sebagai bentuk menjalin silahturahmi. “Bersama pada ulama dan tokoh agama maupun masyarakat mari kita jaga wilayah Kota Depok menjadi sejuk serta aman dari segala permasalahan gangguan kamtibmas yang ada,” ujarnya di lokasi. Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini mengaku peran serta unsur lapisan masyarakat dalam ikut peran aktif memberikan informasi sekecil apapun di lingkungan ke anggota bisa quick respon. “Mari bersama kita menjaga situasi kondisi keamanan Kota Depok menjadi aman dan kondusif,” tutupnya. Sementara itu pemilik yayasan Pesantren Al Karimiyah, Kyai Haji Ahmad Daman Huri menambahkan mendengar informasi banyak jatuh korban jiwa akibat nenggak miras oplosan dirinya merasa sangat prihatin. “Pihak kepolisian sudah bisa memperketat penjagaan serta keamanan dalam menjaga keamanan dan menindak tegas yang menjual miras oplosan,”tambahnya. Dalam acara juga dihadiri Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Kabag Ren, Kompol Suci, Kasat Binmas Kompol Siti Nurhayati, dan Kasat Sabara Kompol Subandi.

Kapolres Depok Imbau Warga Tidak Minum dan Jual Miras Oplosan
Berita Polres
Kapolres Depok Imbau Warga Tidak Minum dan Jual Miras Oplosan
Jum'at, 06 April 2018 00:00 WIB

Meningkatnya jumlah korban tewas akibat minum miras (minuman keras) oplosan di Depok, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto meminta kepada masyarakat untuk melapor jika mengetahui ada penjualan miras diwilayahnya untuk dirazia. “Jika masyarakat mempunyai informasi tentang penjualan miras bisa diinformasikan langsung ke anggota, biar bisa langsung dirazia,”ujar Kapolresta Depok Didik Sugiarto kepada Poskota usai memberikan pengarahan saat apel anggota di lapangan utama Mapolresta Depok, Kamis (5/4/2018) pagi. Kombes Didik menyebutkan dalam memberikan penyampaian ke masyarakat, dirinya bersama anggota melakukan subuh keliling (suling) ke Masjid Agung Al Muhajirin, Jalan Nusantara Raya RT.06/14, Depok Jaya, Pancoran Mas Kota Depok. Usai shalat subuh, Kombes Didik, memberikan pesan kamtibmas seputar pemberantasan narkoba, miras, dan melawan hoax. “Melalui Suling ini kita menjalin tali silahturahmi dengan para ulama dan jemaah masjid. Juga sebagai sarana dan prasarana dalam menyampaikan pesan kamtibmas jika ada suatu kejadian bisa langsung menginformasikan dengan harapan dapat lebih meningkatkan kinerja Polri dalam hal quitrespon setiap kejadian,” tambahnya. Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini menambahkan dirinya menghimbau supaya masyarakat tidak meminum minuman keras apalagi menjual miras membahayakan. “Peristiwa kejadian dua warga Cagar Alam meninggal usai menenggak miras oplosan diduga Gingseng Gaul (GG) harus jadi pelajaran. Untuk itu menghindari bertambahnya korban, berhenti minum dan tidak ada yang menjual miras, ” pungkasnya. Sementara itu dalam kegiatan subuh keliling ini diikuti juga oleh Kasat Binmas Polresta Depok Kompol Siti Nurhayati, Kasat Sabara Polresta Depok Kompol Subandi, Wakapolsek Pancoran Mas AKP Hendro Wiyono, Kanit Binmas Polsek Pancoran Mas AKP Budiono IW, serta imam besar Al Muhajirin KH. Kosim Saleh LC, dan sekitar 100 jamaah lainnya.

Polresta Depok Amankan Aksi Bela Rohingya
Berita Polres
Polresta Depok Amankan Aksi Bela Rohingya
Senin, 18 September 2017 00:00 WIB

Aksi damai membela Ronghingya di Jakarta, Polresta Depok menurunkan 100 personil untuk mengamankan pergerakan massa dari Depok. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Depok Kompol Edison Harefa mengatakan berdasarkan laporan anggota sebelumnya bahwa ada sekitar 6.000 orang yang akan ikut berangkat bergabung menuju ke Jakarta dalam aksi unjuk rasa membela Ronghingya. Tapi berdasarkan data yang ada di lapangan, massa yang bergerak menuju Jakarta tidak mencapai apa yang diperkirakan sebelumnya. “Tercatat ada sekitar 900 orang dari berbagai elemen masyarakat ikut berangkat ke Jakarta dalam aksi damai membela Ronghingnya. Penjagaan pergerakan massa dilakukan dibawah masing-masing personil Polsek,”ujarnya kepada Poskota usai dikonfirmasi, Sabtu (16/9/2017). Perwira yang lama berdinas di Polda Jawa Barat ini mengaku serentak massa yang bergerak menuju ke Jakarta start dari Depok pukul 07:00 WIB. “Berangkatnya bercecer yaitu ada yang menggunakan kereta, dan kebanyakan menggunakan motor. Selama perjalanan anggota mengawal keberangkatan jika yang menggunakan mobil langsung diarahkan masuk Tol Cijago,”tambahnya. (Baca: Massa Peduli Rohingya Tuntut PBB Bertindak!) Sementara itu Kapolsek Limo AKP Iskandar menambahkan massa yang berangkat ke Jakarta ada sekitar 30 orang tergabung dalam simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPC Cinere. “Para simpatisan ini berangkat dua mobil dengan arah Apotik Gandul Jl. Raya Gandul – Jl. Pangkalan Jati – Jl. Cilandak – Mampang Perapatan – Kuningan – Patung Kuda lll(Bunderan HI),” tambahnya. “Penjagaan kita turunkan lima personil dan berjalan aman.”

Pradi: Kita Perang Terhadap Narkotika!
Berita Polres
Pradi: Kita Perang Terhadap Narkotika!
Senin, 18 September 2017 00:00 WIB

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna ambil bagian dalam razia obat-obatan keras di sejumlah apotek di Kota Depok, Jumat (15/9) sore. Razia sebagai bentuk tindak lanjut dari efek maut pil PCC, yang sudah menewaskan puluhan anak di Kendari. Razia digagas oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Depok, yang bekerjasama dengan BNN Kota Depok dan Pemkot Depok. Pantaun Radar Depok, salah satu lokasi razia adalah apotek di Jalan KSU, Sukmajaya. Pradi mengaku sangat prihatian atas kasus penyalahgunaan obat keras di Kendari. Lebih-lebih sampai harus merenggut nyawa generasi bangsa. “Dan ini memang PR kita sebagai anak bangsa. Bagimana bisa menjaga generasi muda. Aset masa depan,” ungkap Pradi kepada Radar Depok. Lebih lanjut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok ini berujar, saat ini obat-obatan keras atau narkotika tidak hanya menyasar kepada usia produktif, namun lebih jauh kepada anak-anak. “Makanya ini (razia) bentuk antisipasi dari Pemkot Depok. Kita perang terhadap narkotika. Bekerja sama dengan Polres (Depok) dan BNN. Insya Allah pada akhirnya narkotika bisa kita cegah,” beber dia. Ia menjelaskan, sudah jelas terdapat peraturan yang melarang peredaran obat tersebut. Karenanya ia menjamin, seluruh apotek yang belum memiliki izin dan menjual pil PCC akan ditutup. “Pengawasan seperti razia sudah dilakukan. Tinggal saat ini bagaimana segala peraturan lebih ditingkatkan,” tegas dia. Seperti diketahui, pada razia tersebut memang tidak ditemukan pil PCC. Namun demikian, Kasat Reserse Narkoba Polresta Depok, Kompol Malvino Sitohang menuturkan, pihaknya berhasil mengamankan beberapa butir pil dumolit, yang namanya sempat beken usai menjerat artis belum lama ini. “Kami tentu akan melakukan razia lagi. Tak hanya hari ini,” pungkasnya.